DASAR SISTEM KOMPUTER

KATA PENGANTAR
 
            Berbagai laporan menyatakan bahwa mutu pendidikan di Indonesia sangat tertinggal dibandingkan dengan Negara maju, bahkan di antara Negara berkembang sekalipin. Semantara itu, kita menyadari bahwa kemajuan suatu bangsa akan semakin bergantung pada tingkat sumber daya  manusia dan bukan pada sumber daya alamnya. Oleh karna itu, dalam menghadapi era globalisasi yang semakin meluas, sistem pendidikan kita  harus segera diperbaiki, agar dapat menghasilkan manusia cerdas,mandiri,dan dapat bersaing ditingkat internasional dalam kaitan itu,salah satu upaya yang dilakukan adalah selalu mengerjakan tugas sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh dosen mata kuliah ini. Bertujuan agar kami dapat mendapatkan nilai yang memuaskan.
            Dalam penyusunan makalah ini, kami telah menyusun dengan sedemikian rupanya seperti apa yang diperintahkan oleh dosen mata kuliah pengantar teknologi informasi. Laporan ini berisi tentang hasil persentasi yang kami lakukan. Kami berharap dosen mata kuliah ini dapat memberikan nilai yang memuaskan bagi kami. Semoga hasil persentasi ini dapat memberikan manfaat bagi kami semua.
 

 

 
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang Sistem Komputer
Siapa yang tidak mengenal komputer? Piranti cerdas yang multi fungsi ini tidak lepas dari kehidupan sehari-hari kita. Oleh karena perannya yang sangat membantu pekerjaan manusia, hingga para ahli mengembangkan teknologi berbasis sistem operasi ini dari mulai segi software, hardware, hingga segi pendukung yang Iain. Sejalan dengan jaman, berbagai perkembangan teiah terjadi pada komputer, mulai dari packaging yang sekarang sudah portable hingga kinerjanya yang semakin hari semakin cepat.
Komputer merupakan alat modern yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengerjakan pekerjaan kantor, multimedia,bahkan hiburan. Dewasa ini perkembangan komputer semakin berkembang dan masih akan terus berkembang tanpa batas. Kita sebagai manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan kemajuan teknologi khususnya bidang komputerisasi agar kita tidak termakan oleh alat yang kita buat sendiri.
Atas dasar itu kami mencoba membahasnya dalam bentuk makalah dengan harapan dapat berguna bagi orang lain khususnya bagi kami.
Pada kesempatan ini kami mengambil tema Sistem Komputer untuk menjadi bahan presentasi dalam tugas kali ini. Sebuah sistem operasi atau dalam bahasa asingnya Operating System adalah sebuah program yang mengatur hardware komputer. Sistem operasi juga menyediakan fondasi untuk aplikasi di atasnya dan bertindak sebagai penghubung antara user dengan hardware. Setiap sistem operasi memiliki caranya masing-masing untuk menyelesaikan tugasnya. Hal ini menimbulkan aneka ragam sistem operasi yang sangat menakjubkan. Makalah mi kami susun dengan sebaik-baiknya beserta gambar pendukung yang sedikit banyak membantu dalam mencerna apa yang kami maksud.
 
 

 

 
SKEMA DASAR SISTEM KOMPUTER
 
Komponen sistem komputer
1.  Pemroses (processor)
Berfungsi mengendalikan operasi komputer & melakukan fungsi pemrosesan
data.
2.  Memori utama
–  Berfungsi menyimpan data & program
–  Biasanya volatile : tidak dapat mempertahankan data & program yang
disimpan bila sumber
daya energi (listrik) dihentikan.
3.  Perangkat masukan dan keluaran
Berfungsi memindahkan data antara komputer & lingkungan eksternal yaitu :
perangkat
penyimpan sekunder, perangkat komunikasi, terminal, dsb
4.  Interkoneksi antarkomponen (bus)
Adalah struktur & mekanisme untuk menghubungkan pemroses, memori
utama, & perangkat
masukan/keluaran.
 
PEMROSES
            Berfungsi mengendalikan operasi komputer & melakukan fungsi pemrosesan
            data. Langkah-langkah yang dilakukan pemroses :
–  mengambil instruksi yang dikodekan secara biner dari memori utama
–  mendekode instruksi menjadi aksi-aksi sederhana
–  melaksanakan aksi – aksi
            Operasi-operasi di komputer dapat dikategorikan menjadi 3 tipe, yaitu :
1.  Operasi aritmatika : +,-,*, dsb
2.  Operasi logika : OR, AND, XOR, inversi, dsb
3.  Operasi pengendalian : percabangan, lompat, dsb
 
            Pemroses terdiri dari :
CU (Control Unit) : berfungsi mengendalikan operasi yang dilaksanakan
                                   sistem komputer.
ALU (Aritmetic Logic Unit) : untuk komputasi yaitu melakukan operasi
                                                   aritmatika & logika
Register-register : berfungsi sebagai memori sangat cepat yang biasanya
                                sebagai tempat operan-
                                operan dari operasi yang akan dilakukan.
 
 
 Skema blok Pemroses
CU (Control Unit)
ALU (Aritmetic Logic Unit)
Register-register
Register terlihat programmer
Register Data :
–  General Purpose Register
–  Special Purpose Register
Register Alamat :
–  Register indeks
–  Register penunjuk segmen
–  Register penunjuk stack
–  Register penanda
Register kendali & status
Register Alamat & Buffer :
–   MAR
–   MBR
–   I/O AR
–   I/O BR
Register Eksekusi
Instruksi :
–   PC
–   IR
 
Register Infor masi Status :
Sign, Zero, Carry, Equal,
Interupt  enable / disable,
Supervisor
 
Register dapat dikategorikan menjadi 2 :
1.  Register yg terlihat pemakai (pemrogram)
Pemrogram dapat memeriksa isi dari register-register tipe ini. Beberapa instruksi     
disediakan untuk mengisi (memodifikasi) register tipe ini. Terdiri dari 2 jenis :
1.1 Register Data
: menyimpan suatu nilai untuk beragam keperluan
1.1.1  General purpose register
Digunakan untuk beraneka ragam keperluan pada suatu instruksi mesin yang
melakukan suatu operasi terhadap data.
1.1.2  Special purpose register
Digunakan untuk menampung operasi floating point, menampung limpahan operasi
penjumlahan atau perkalian.
1.2 Register Alamat
: berisi alamat data di memori utama, alamat instruksi di memori
utama,bagian alamat yang digunakan dalam penghitungan alamat lengkap
1.2.1  Register Indeks (index register)
Pengalamatan berindeks merupakan salah satu mode pengalamatan popular.
Pengalamatan melibatkan penambahan indeks ke nilai dasar untuk memperoleh
alamat efektif
 
 
1.2.2  Register penunjuk segmen (segment pointer register)
Pada pengalamatan bersegmen, memori dibagi menjadi segmen-segmen. Segmen
berisi satu blok memori yang panjangnya dapat bervariasi.Untuk mengacu memori
bersegmen digunakan pengacuan terhadap segmen dan offset di segmen itu.
Register penunjuk segmen mencatat alamat dasar (lokasi awal) dari segmen. Mode
pengalamatan bersegmen sangat penting dalam manajemen memori.
1.2.3  Register penunjuk stack (stack pointer register)
Instruksi yang tak memerlukan alamat karena alamat operan ditunjuk register
penunjuk stack. Operasi-operasi terhadap stack :
  instruksipush: menyimpan data pada stack, dengan meletakkan data di puncak
                 stack
–  instruksipop: mengambil data dari puncak stack
.
1.2.4  Register penanda (flag register)
Isi register merupakan hasil operasi dari pemroses. Register berisi kondisi-kondisi
yang dihasilkan pemroses berkaitan dengan operasi yang baru saja dilaksanakan.
Register ini terlihat oleh pemakai tapi hanya dapat diperbaharui oleh pemroses
sebagai dampak (efek) operasi yang dijalankannya.
2Register untuk kendali & status
Digunakan untuk mengendalikan operasi pemroses, kebanyakan tidak terlihat oleh
pemakai. Sebagian dapat diakses dengan instruksi mesin yang dieksekusi dalam mode
kontrol atau kernel sistem operasi.
 
2.1  Register untuk alamat dan buffer, terdiri dari :
2.1.1  MAR (Memory Address Register)
Untuk mencatat alamat memori yang akan diakses (baik yang akan ditulisi maupun
dibaca)
2.1.2  MBR (Memory Buffer Register)
Untuk menampung data yang akan ditulis ke memori yang alamatnya ditunjuk MAR
atau untuk menampung data dari memori (yang alamatnya ditunjuk oleh MAR) yang
akan dibaca.
2.1.3  I/O AR (I/O Address Register)
Untuk mencatat alamat port I/O yang akan diakses(baik akan ditulisi / dibaca).
2.1.4  I/O BR (I/O Buffer Register)
Untuk menampung data yang akan dituliskan ke port yang alamatnya ditunjuk I/O
AR atau untuk menampung data dari port (yang alamatnya ditunjuk oleh I/O AR)
yang akan dibaca.
2.2  Register untuk eksekusi instruksi
2.2.1   PC (Program Counter) : mencatat alamat memori dimana instruksi di dalamnya akan
                                                      dieksekusi
2.2.2  IR (Instruction Register): menampung instruksi yang akan dilaksanakan
 
2.3  Register untuk informasi status
Register ini berupa satu register / kumpulan register. Kumpulan register ini disebut
PSW (Program Status Word). PSW berisi kode-kode kondisi pemroses ditambah
informasi-informasi status lain, yaitu :
 
 
 
 
Sign
Flag ini mencatat tanda yang dihasilkan operasi yang sebelumnya dijalankan
Zero
Flag ini mencatat apakah operasi sebelumnya menghasilkan nilai nol
Carry
Flag ini mencatat apakah dihasilkan carry (kondisi dimana operasi penjumlahan/
perkalian menghasilkan bawaan yang tidak dapat ditampung register akumulator)
Equal
Flag ini mencatat apakah operasi menghasilkan kondisi sama dengan
Interupt enable/disable
Flag ini mencatat apakah interrupt sedang dapat diaktifkan atau tidak
Supervisor
Flag ini mencatat mode eksekusi yang dilaksanakan, yaitu mode supervisor atau bukan.
Pada mode supervisor maka seluruh instruksi dapat dilaksanakan sedang untuk mode
bukan mode supervisor(mode user) maka beberapa instruksi kritis tidak dapat diaktifkan.
 
 

 

 
Operasi Sistem Komputer
                Secara umum, sistem komputer terdiri atas CPU dan sejumlah device controller yang terhubung melalui sebuah bus yang menyediakan akses ke memori. Umumnya, setiap device controller bertanggung jawab atas sebuah hardware spesisfik. Setiap device dan CPU dapat beroperasi secara konkuren untuk mendapatkan akses ke memori. Adanya beberapa hardware ini dapat menyebabkan masalah sinkronisasi. Karena itu untuk mencegahnya sebuah memory controller ditambahkan untuk sinkronisasi akses memori.
            Pada sistem komputer yang lebih maju, arsitekturnya lebih kompleks. Untuk meningkatkan performa, digunakan beberapa buah bus. Tiap bus merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus). Sementara perangkat lain yang lebih lambat dihubungkan oleh bus yang berkecepatan lebih rendah yang terhubung dengan bus lain yang lebih cepat sampai ke bus utama. Untuk komunikasi antar bus ini digunakan sebuah bridge.
            Tanggung jawab sinkronisasi bus yang secara tak langsung juga mempengaruhi sinkronisasi memori dilakukan oleh sebuah bus controller atau dikenal sebagai bus master . Bus master akan mengendalikan aliran data hinggapada satu waktu, bus hanya berisi data dari satu buah device . Pada prakteknya bridge dan bus master ini disatukan dalam sebuah chipset Jika komputer dinyalakan, yang dikenal dengan nama booting, komputer akan menjalankan bootstrap program yaitu sebuah program sederhana yang disimpan dalam ROM yang berbentuk chip CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) . Chip CMOS modern biasanya bertipe EEPROM(Electrically Erasable Programmable Read Only Memory), yaitu memori non-volatile (tak terhapus jika power dimatikan) yang dapat ditulis dan dihapus dengan pulsa elektronik. Lalu bootsrap program ini lebih dikenal sebagai BIOS (Basic Input Output System).
            Bootstrap program utama, yang biasanya terletak di Motherboard akan memeriksa hardware-hardware utama dan melakukan inisiahsasi terhadap rogram dalam hardware yang dikenal dengan nama firmware.

            Bootstrap program utama kemudian akan mencari dan meload kernel sistem operasi ke memori lalu dilanjutkan dengan inisiahsasi sistem operasi.Dari sini program sistem operasi akan menunggu kejadian tertentu. Kejadian ini akanmenentukan apa yang akan diiakukan sistem operasi berikutnya ^event-driven ). Kejadian ini pada komputer modern biasanya ditandai dengan munculnya interrupt dari software atau hardware, sehingga Sistem Operasi ini disebut Interrupt-driven. Interrupt dari hardware biasanya dikirimkan melalui suatu signal tertentu, sedangkan software mengirim interrupt dengan cara menjalankan system call atau juga dikenal dengan istilah monitor call . System/Monitor call ini akan menyebabkan trap yaitu interrupt khusus yang dihasilkan oleh software karena adanya masalah atau permintaan terhadap layanan sistem operasi. Trap ini juga sering disebut sebagai exception . Setiap interrupt terjadi, sekumpulan kode yang dikenal sebagai ISR (Interrupt Service Routine) akan menentukan tindakan yang akan diambil. Untuk menentukan tindakan yang harus dilakukan,        dapat dilakukan dengan dua cara yaitu polling yang membuat komputer memeriksa satu demi satu perangkat yang ada untuk menyelidiki sumber interrupt dan dengan cara menggunakan alamat-alamat ISR yang disimpan dalam array yang dikenal sebagai interrupt vector di mana sistem akan memeriksa Interrupt Vector setiap kali interrupt terjadi.Arsitektur interrupt harus mampu untuk menyimpan alamat instruksi yang di- interrupt . Pada komputer lama, alamat ini disimpan di tempat tertentu yang tetap, sedangkan pada komputer baru, alamat itu disimpan di stack bersama-sama dengan intbrmasi state saat itu.

 
 
 
 
Tujuan mempelajari sistem operasi :
1.  Agar dapat merancang sendiri
2.  Dapat memodifikasi sistem yang telah ada sehingga sesuai dengan kebutuhan
3.  Dapat memilih di antara berbagai alternatif sistem operasi
4.  Memaksimalkan penggunaan sistem operasi
5.  Konsep dan teknik sistem operasi dapat diterapkan pada aplikasi-aplikasi lain.
Pengertian sistem operasi secara umum :
Sistem operasi sebagai resource manager yaitu pengelola seluruh sumber daya yang
terdapat pada sistem komputer dan sebagai extended machine yaitu menyediakan
sekumpulan layanan ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan
penggunaan serta pemanfaatan sumber daya sistem komputer.
Prinsip dasar sistem operasi :
Sistem operasi merupakan program komputer yang berisi perintah-perintah
(command) dan bertugas menjembatani pengertian manusia dengan komputer,
sehingga komputer dapat bekerja sesuai keinginan.
Definisi sistem operasi :
1.  Sistem operasi adalah software yang mengontrol hardware.
2.  Program yang menjadikan hardware lebih mudah untuk digunakan
3.  Kumpulan program yang mengatur kerja hardware sesuai keinginan user
4.  Manager sumber daya atau pengalokasian sumber daya komputer, seperti
     mengatur memori, printer, dll
 
 
5.  Sebagai program pengendali, yaitu program yang digunakan untuk mengontrol
     Program yang lain
6.  Sebagai kernel, yaitu program yang terus-menerus running selama komputer
     dihidupkan
7.  Sebagai guardian yang menjaga komputer dari berbagai kejahatan komputer.
 
 
 
 
 
 
KOMPONEN DASAR SISTEM OPERASI
 
Kebanyakan sistem operasi memiliki komponen-komponen yang mendukung :
1.  Manajemen proses
2.  Manajemen memori utama
3.  Manajemen berkas/file
4.  Manajemen I/O
5.  Manajemen penyimpanan sekunder
6.  Jaringan
7.  Sistem Proteksi
8.  Command – Interpreter System
1.  Manajemen Proses
a.       Proses adalah sebuah program yang sedang dijalankan (eksekusi).
Suatu proses memerlukan sumberdaya pada saat eksekusi yaitu CPU time, memori, berkas
dan peranti I/O.
b.      Sistem operasi bertanggung jawab terhadap aktifitas yang berhubungan dengan manajemen
            proses yaitu :
–  Pembuatan dan penghapusan proses
–  Penundaan dan pelanjutan proses
–  Penyedia mekanisme untuk :
Sinkronisasi antar proses
Komunikasi antar proses
Penanganan deadlock
2.  Manajemen Memori Utama
a.       Memori sebagai tempat penyimpanan instruksi/data dari program.
b.      Penyimpanan yang cepat sehingga dapat mengimbangi kecepatan eksekusi instruksi CPU
c.       Terdiri dari“array words/bytes”yang besar
d.      Alamat digunakan untuk mengakses data (shared oleh CPU dan I/O devices)
e.       Umumnya main memory bersifat “volatile”–tidak permanen yaitu isinya akan hilang jika komputer di matikan.
f.       Sistem operasi bertanggung jawab untuk aktivitas berikutyangberhubungan dengan
manajemen memori :
a.       melacak pemakaian memori(siapa dan berapa besar?).
b.      memilih program mana yang akan diload ke memori ketika bisa digunakan.
c.       alokasi dan dealokasi memori sesuai yang dibutuhkan
3.  Manajemen Berkas/File
a.       Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan (sesuai dengan tujuan pembuat berkas
b.      tersebut).
c.       Biasanya berkas merepresentasikan program dan data.
d.      Sistem operasi bertanggungjawab :
a.       pembuatan dan penghapusan berkas
b.      pembuatan dan penghapusan direktori
c.       mendukung manipulasi berkas dan direktori
d.      memetakan berkas pada sistem sekunder
e.       backup berkas pada media penyimpanan yang stabil (nonvolatile)
 
4.  Manajemen I/O
Sistem I/O terdiri dari :
a.       Sistem buffer : menampung sementara data dari/ke peranti I/O
b.      Spooling : melakukan penjadwalan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien
            (antrian)
a.       Antarmuka devices-driver yang umum yaitu menyediakan device driver yang
            umum sehingga sistem operasi dapat seragam (buka, baca, tulis, tutup)
b.      Drivers untukspesifik perangkat keras spesifik Menyediakan driver untuk
              melakukan operasi rinci/detail untuk perangkat keras tertentu.
 
5.  Manajemen Penyimpanan Sekunder
a.       Penyimpanan sekunder = penyimpanan permanen
b.      Karena memori utama bersifat sementara dan kapasitasnya terlalu kecil, maka untuk menyimpan semua data dan program secara permanen, sistem komputer harus menyediakan penyimpanan sekunder untuk dijadikan back-upmemori utama.
c.       Sistem operasi bertanggungjawab dalam aktivitas yang berhubungan dengan
            Manajemen penyimpanan sekunder, yaitu :
a.       manajemen ruang kosong
b.      alokasi penyimpanan
c.       penjadwalan disk
 
 

 

 
DAFTaRPUsTaKa
2.   littp://iwansantosa.rilcs.wordpTess.com/’2009/04/preseiitasi-sistemkomputer.ppt
4.   zpQoKCrsAAHJ>OB4i/SlSTEM%20KOMPUTER.ppt’?nmid=63757987.

7.   http://sikenarok.biogspot.com/20i l/05/4componen-dasar-sistem-komputer.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: